tak lekas
jiwa tak sudah
menepis yang menimpa
menghalau yang tersisa
aku tak lekas
menyisakan pedih
perih menyumpal
berbekal sesal
padahal,
aku harus sudah
membenahi yang ada
menyusun hari baru
dengan cinta
bersama yang mencinta
aku harus lekas
sebelum kita sadar
sebelum kita sadar,
jangan buka dulu kenangan
biarkan semua membumbung
membungkus yang terberai,
membenahi kembali yang tercecer
sebelum kita sadar,
selepas esok
biarkan semua bercerita
kita tak perlu berkisah
biarkan satu masa tersimpan dalam rasa
sebelum kita sadar,
lupakan kini
tiadakan yang memberatkan sebuah kenangan
sebelum kita sadar
jangan buka dulu kenangan
biarkan semua membumbung
membungkus yang terberai,
membenahi kembali yang tercecer
sebelum kita sadar,
selepas esok
biarkan semua bercerita
kita tak perlu berkisah
biarkan satu masa tersimpan dalam rasa
sebelum kita sadar,
lupakan kini
tiadakan yang memberatkan sebuah kenangan
sebelum kita sadar
sebelum sudah
tak usah
ragu membayang
petang datang menjemput
yang tersisa,
pasti
sepi tak hanya yang kini ada
kita akan bersetubuh dengan kesendirian
ragu membayang
petang datang menjemput
yang tersisa,
pasti
sepi tak hanya yang kini ada
kita akan bersetubuh dengan kesendirian
menjemput malam
tak ada,
sisa kemarin tak lagi membayang
esok sisa
petang menjelang
tak ada,
yang bisa memberi
yang bisa menemani
bersamaku
menjemput malam
tak ada,
sisa kemarin tak lagi membayang
esok sisa
petang menjelang
tak ada,
yang bisa memberi
yang bisa menemani
bersamaku
menjemput malam
tak ada,
Langganan:
Postingan (Atom)